| Warok Suromenggolo |
|
|
|
| Written by Tim Redaksi |
| Saturday, 20 May 2006 21:37 |
|
Tetapi, diam-diam Raden Subroto menghilang dari kadipaten karena dia tidak bersedia menjalani perkawinan dengan Roro Suminten. Akibatnya, Ki Secodarmo dan kerabat yang telah menyiapkan pesta perkawinan sangat terpukul, bahkan Roro Suminten, calon pengantin menjadi gila… Dalam perjalanannya, Raden Subroto bertemu dengan Roro Warsiyani (Cempluk), anak Ki Suromenggolo, Warok Desa Ngampal keduanya pun saling jatuh cinta. Ki Suromenggolo senang menerima lamaran Raden Subroto, kemudian eduanya dipersandingkan menjadi suami isteri. Selajutnya, pengantin Subroto dan Cempluk boyong ke kadipaten Trenggalek
Dalam acara pesta penyambutan, Roro Suminten yang gila dating dan ikut menari kegirangan. Semua orang melihat, tapi tak ada yang mengenalinya sebagai Roro Suminten. Saat itu Warok Singo Korba, adik seperguruan Secodarmo dan Suromenggolo mendekati Cempluk, Singo Kobra menganggap Cempluk sebagai penyebab gagalnya perkawinan dan gilanya Suminten. Lalu Singo Kobra menusuk pinggang Cempluk dengan kerisnya. Cempluk menjerit dan Geger alun-alun, Singo Kobra membawa Suminten. Cempluk dapat disembuhkan oleh Suromenggolo dengan Pusaka RuyungBang, pemberian Sang Batara Katong, gurunya. Kemudian Suromenggolo mengejar Singo Kobra dan bertemu dengan Secodarmo. Keduanya berkelahi sampai Secodarmo mati terkana pusaka Suromenggolo yang bernama Ki Naga Sasar. Singo Kobra melawan Suromenggolo, sampai Singo Kobra mati terkena pusaknya sendiri yang bernama Naga Rejeng. Suminten disembuhkan oleh Suromenggolo dan menjadi isteri kedua Raden Subroto. |
| Last Updated on Saturday, 27 February 2010 21:41 |
KEGIATAN RBN

Kegiatan Rumah Budaya Nusantara (RBN) Puspo Budoyo. Selain melakukan pagelaran sendratari secara rutin, baik Sendratari Ramayana maupun... selengkapnya






![]() | Today | 1203 |
![]() | Yesterday | 1962 |
![]() | This week | 1203 |
![]() | Last week | 18880 |
![]() | This month | 51912 |
![]() | Last month | 71022 |
![]() | All days | 698433 |
Comments
RSS feed for comments to this post